TANJUNG REDEB – Antusiasme masyarakat untuk mudik saat Lebaran tahun ini diperkirakan masih tinggi. Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Hendra, menyebutkan bahwa tradisi pulang kampung sudah menjadi budaya yang melekat bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, momen Lebaran dianggap sakral sehingga banyak perantau memilih kembali ke kampung halaman, meski sebelumnya telah bepergian atau berlibur.
“Lebaran ini kan momen sakral. Sudah menjadi kebiasaan, ketika rutinitas terasa melelahkan, orang pasti ingin pulang. Apalagi bagi yang memiliki keluarga atau anak yang merantau, biasanya mereka tetap ingin kembali saat Lebaran,” ujarnya.
Hendra menambahkan, bagi masyarakat yang tetap tinggal di daerah saat Lebaran, suasana cenderung lebih sepi karena mayoritas memilih mudik.
“Makanya orang lebih memilih pulang. Apalagi kondisi kita juga masih memungkinkan untuk melakukan perjalanan,” tambahnya.
Menghadapi potensi lonjakan arus mudik, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya pembenahan fasilitas pelayanan di pelabuhan serta evaluasi rutin bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) dan otoritas pelabuhan setempat guna memastikan kelancaran arus pelayanan dengan tetap mengutamakan keselamatan penumpang.
Terkait aspek keselamatan, Dishub Berau juga berencana melaksanakan ramp check (ramcek) darat dan sungai mulai H-7 Lebaran. Pemeriksaan akan menyasar kendaraan angkutan darat maupun armada transportasi sungai guna memastikan kelaikan operasional.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, H-7 kita lakukan pengecekan. Bisa jadi dibagi, satu hari untuk darat, hari berikutnya untuk sungai, karena timnya berbeda. Untuk darat melibatkan kepolisian, sementara untuk sungai bersama Polairud dan syahbandar,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kondisi fisik pengemudi dan motoris. Langkah ini bertujuan mengantisipasi pengemudi yang kelelahan, mengantuk, atau dalam kondisi tidak fit saat bertugas.
“Tahun lalu sudah berjalan meski belum ada surat keputusan resmi. Tahun ini direncanakan kembali ditempatkan petugas kesehatan. Kami nilai ini penting agar pengemudi benar-benar dalam kondisi sehat dan layak mengemudi,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, Dishub Berau berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan selamat. (fp*)












