TANJUNG REDEB — Perumda Air Minum Batiwakkal Berau menyatakan kualitas air yang diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat sepanjang 2025 telah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan.
Berdasarkan laporan tahunan perusahaan, pengawasan kualitas air dilakukan secara berkala mulai dari sumber air baku, proses pengolahan, reservoir penampungan, hingga air yang sampai ke sambungan pelanggan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan air yang dikonsumsi masyarakat tetap berada dalam batas aman sesuai ketentuan kesehatan.
Sejumlah parameter diuji dalam proses pemantauan tersebut, meliputi aspek fisik, kimia, dan bakteriologis. Pemeriksaan mencakup tingkat padatan terlarut atau Total Dissolved Solids (TDS), kandungan mikrobiologi seperti Escherichia coli (E. coli), serta berbagai indikator lain yang berkaitan dengan kualitas air minum.
Manajemen Perumda Air Minum Batiwakkal menyebut pengujian dilakukan dengan mengacu pada regulasi Kementerian Kesehatan mengenai standar kualitas air minum.
Selain pengujian internal oleh perusahaan, sampel air juga dikirim ke laboratorium eksternal yang memiliki akreditasi di Samarinda untuk memastikan hasil pemeriksaan mendapatkan validasi dari pihak independen.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memastikan proses produksi air memenuhi persyaratan kesehatan sebelum disalurkan ke masyarakat.
Namun, informasi dalam laporan tahunan tersebut masih bersifat umum. Dokumen yang disampaikan belum merinci secara terbuka hasil pengujian setiap periode, titik pengambilan sampel, maupun rincian nilai masing-masing parameter pada seluruh wilayah pelayanan.
Padahal, keterbukaan data kualitas air menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan publik, terutama karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Data yang lebih rinci diperlukan untuk melihat kondisi kualitas air secara menyeluruh, termasuk apakah terdapat wilayah tertentu yang memiliki karakteristik sumber air berbeda, terutama kawasan yang berada dekat sungai, pesisir, atau wilayah yang menghadapi tantangan seperti perubahan kualitas air baku akibat musim kemarau.
Redaksi dapat menelusuri lebih lanjut dengan meminta dokumen hasil uji laboratorium lengkap per bulan, lokasi pengambilan sampel, standar pembanding yang digunakan, hingga riwayat parameter yang pernah mendekati batas maksimum yang diperbolehkan.
Keterbukaan informasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui klaim bahwa air telah memenuhi standar, tetapi juga dapat melihat bagaimana kualitas air dijaga dari sumber hingga sampai ke rumah pelanggan.












