TANJUNG REDEB – Harapan ribuan warga Berau untuk mendapatkan sambungan air minum gratis dari pemerintah pusat akhirnya pupus. Program Sambungan Rumah (SR) Gratis yang bersumber dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 tidak pernah terealisasi, meski sekitar 6.500 warga telah mendaftarkan diri sejak akhir 2023 hingga awal 2024.
Program tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang belum menikmati layanan air perpipaan. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena pemasangan sambungan baru selama ini dinilai cukup memberatkan dari sisi biaya.
Pendataan dilakukan secara masif hingga tingkat RT. Setelah pendaftaran ditutup pada Januari 2024, sekitar 6.500 permohonan berhasil dihimpun.
Tahapan selanjutnya juga telah berjalan. Pada Februari 2024, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan verifikasi lapangan di Kabupaten Berau. Berdasarkan hasil tersebut, pemerintah daerah mengusulkan lebih dari 6.000 sambungan rumah kepada pemerintah pusat.
Jumlah tersebut bahkan menjadi salah satu usulan terbanyak di Kalimantan Timur.
Namun hingga target pelaksanaan pada pertengahan 2024, realisasi tidak pernah dilakukan. Kepastian baru diterima pada September 2024 setelah pemerintah pusat menyatakan pendanaan program tidak tersedia sehingga seluruh usulan sambungan rumah gratis dibatalkan.
Direktur PDAM Berau, Saipul Rahman, melalui Kepala Bidang Hubungan Pelanggan, Rudy Hartono, mengatakan program tersebut sepenuhnya merupakan kebijakan pemerintah pusat.
“Programnya resmi dari pusat. Kami di daerah hanya menindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menjelaskan seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, verifikasi hingga pengusulan telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Namun hingga program dinyatakan batal, tidak ada satu pun sambungan air gratis yang berhasil direalisasikan.
Menurut Rudy, Berau bukan satu-satunya daerah yang mengalami kondisi serupa. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga mengalami pembatalan meski telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi.
Saat ini, masyarakat yang membutuhkan sambungan baru hanya dapat memanfaatkan pemasangan reguler dengan berbagai skema keringanan pembayaran yang disediakan Perumda Air Minum Batiwakkal.












