Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
ADV PERUMDA PDAM

PDAM Berau: Infrastruktur Saja Tidak Cukup, Pengelolaan Air Bersih Harus Didukung Tarif Sehat dan Pelanggan

ZonaTV
3
×

PDAM Berau: Infrastruktur Saja Tidak Cukup, Pengelolaan Air Bersih Harus Didukung Tarif Sehat dan Pelanggan

Sebarkan artikel ini
029a106b picsart 24 07 01 16 58 57 795 11zon

TANJUNG REDEB – Pengelolaan sistem air bersih di kampung tidak hanya bergantung pada tersedianya jaringan perpipaan. Keberlanjutan layanan juga ditentukan oleh manajemen operasional, pengaturan tarif, hingga kesiapan masyarakat menjadi pelanggan.

Direktur PDAM Berau, Saipul Rahman, menegaskan bahwa mengelola layanan air minum memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar membangun infrastruktur.

Menurutnya, tanpa perencanaan yang matang, sistem yang telah dibangun berpotensi tidak berjalan optimal bahkan mengalami kerugian.

“Karena mengelola air itu tidak mudah. Tarif harus diatur dengan baik. Kalau tidak, kemungkinan besar bisa rugi. Pengelolaan air itu perlu fokus dan tidak bisa dilakukan sembarangan,” jelasnya.

Ia mengatakan, penetapan tarif harus memperhitungkan biaya operasional, pemeliharaan jaringan, hingga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh mekanisme tersebut juga wajib mengacu pada regulasi yang berlaku.

Saipul menjelaskan, pengelolaan sistem air bersih harus mengikuti ketentuan pemerintah, termasuk pengelompokan pelanggan dan kemungkinan pemberian subsidi bagi kelompok tertentu.

“Jadi tidak bisa sembarangan. Ada kajiannya, ada pengelompokan pelanggan, termasuk kemungkinan subsidi. Semua harus diperhitungkan agar layanan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain aspek manajemen, kesiapan masyarakat untuk menjadi pelanggan juga menjadi faktor utama keberhasilan layanan air bersih.

Menurut Saipul, keberadaan jaringan perpipaan tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila masyarakat enggan memanfaatkan layanan yang telah tersedia.

“Yang paling penting sebenarnya masyarakat siap menjadi pelanggan. Kalau masyarakat siap, kami tentu lebih siap lagi melayani. Tapi kalau masyarakatnya tidak mau, tentu akan sulit juga,” tuturnya.

Ia mencontohkan pengalaman di Kecamatan Batu Putih, di mana PDAM dinilai terlambat masuk dalam pengelolaan sistem air bersih yang sebelumnya telah dibangun. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran agar koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan PDAM dilakukan sejak awal pembangunan sehingga layanan dapat langsung dimanfaatkan secara maksimal.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan