BERAU – Gangguan distribusi air bersih masih menjadi keluhan yang kerap disampaikan sebagian masyarakat di Kabupaten Berau. Mulai dari tekanan air yang mengecil, air berubah keruh, hingga pasokan yang tiba-tiba berhenti tanpa pemberitahuan.
Tak sedikit pelanggan yang memilih meluapkan keluhan melalui media sosial. Namun, Perumda Air Minum Batiwakkal mengimbau masyarakat agar menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
Menurut manajemen Perumda Batiwakkal, laporan yang masuk melalui jalur resmi akan langsung diteruskan kepada tim teknis di lapangan sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Untuk mempermudah pelanggan, Perumda Batiwakkal menyediakan beberapa saluran pengaduan yang aktif dan dapat diakses kapan saja.
1. Layanan Customer Service melalui WhatsApp
Cara paling praktis untuk melaporkan gangguan adalah melalui WhatsApp. Pelanggan dapat mengirimkan informasi lokasi, nomor pelanggan, serta foto kondisi meteran atau kualitas air agar petugas lebih mudah melakukan identifikasi.
Nomor layanan yang dapat dihubungi meliputi:
- 0813-5260-3900
- 0813-4632-0101
- 0812-5666-2622
2. Pengaduan Melalui Website Resmi
Pelanggan juga dapat menyampaikan laporan secara online melalui formulir pengaduan di website resmi Perumda Batiwakkal. Jalur ini membuat setiap laporan tercatat dalam sistem sehingga memudahkan proses pemantauan hingga penyelesaiannya.
Saat mengisi formulir, pelanggan diminta menyiapkan nomor ID pelanggan agar laporan dapat diproses lebih cepat.
3. Datang Langsung ke Kantor Pelayanan
Bagi pelanggan yang membutuhkan penanganan atau konsultasi secara langsung, Perumda Batiwakkal juga membuka layanan di kantor pusat yang beralamat di Jalan Raja Alam I Km 5, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb.
Perumda Batiwakkal memastikan petugas pelayanan dan tim teknis tetap siaga untuk menangani berbagai gangguan distribusi air bersih di wilayah pelayanan.
Masyarakat pun diimbau menyimpan nomor layanan tersebut agar dapat segera menghubungi petugas apabila mengalami kendala, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu keluhan menyebar di media sosial.












