Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BeritaSamarinda

Isi Momen Libur, SMPN 16 Samarinda Gelar ‘The Heart of Teaching’

ZonaTV
13
×

Isi Momen Libur, SMPN 16 Samarinda Gelar ‘The Heart of Teaching’

Sebarkan artikel ini
4d9e520f img 8733 scaled

SAMARINDA – Menjadi guru bukan hanya soal menguasai materi pelajaran, tetapi juga menjaga semangat, empati, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Berangkat dari semangat itulah, SMP Negeri 16 Samarinda menggelar In House Training bertajuk “The Heart of Teaching” di aula sekolah, Senin (6/7/2026).

Pelatihan yang diikuti seluruh tenaga pendidik tersebut menghadirkan Endro S. Efendi, M.Sos., CHt., yang juga Master Trainer Semesta Academy, sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membekali guru dengan wawasan baru sekaligus menyegarkan kembali motivasi dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik.

Kepala SMP Negeri 16 Samarinda, Nur Zachrah Sari, M.Pd., mengatakan tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu terus memperbarui cara mengajar agar sesuai dengan karakter generasi masa kini.

“Seperti pesan Ali bin Abi Thalib, ajarlah anakmu sesuai zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu. Pesan itu menjadi pengingat bahwa dunia terus berubah dan guru harus terus belajar mengikuti perubahan tersebut,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia mengakui perubahan antargenerasi berlangsung sangat cepat sehingga pendidik tidak boleh berhenti mengembangkan diri.

“In House Training ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk me-recharge diri, memperbarui teknik mengajar, sekaligus menyiapkan bekal menghadapi tantangan pendidikan yang semakin dinamis,” katanya.

Nur Zachrah Sari juga mengingatkan bahwa setiap guru memiliki dinamika emosi dan motivasi dalam menjalankan profesinya.

“Hati itu naik turun, begitu juga semangat mengajar. Karena itu, kegiatan seperti ini penting agar semangat kita tetap terjaga dan terus berada pada level terbaik,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh guru membangun budaya komunikasi yang sehat di lingkungan sekolah. Menurutnya, setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dikomunikasikan secara terbuka.

“Kalau ada masalah, kemukakan. Pasti ada jalan keluarnya. Jangan dipendam, karena kalau dipendam bisa menjadi bisul dan uban,” ujarnya yang disambut senyum dan tawa para peserta.

Ia menutup sambutannya dengan memberikan motivasi kepada seluruh guru untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Guru muda adalah guru hebat. Mari ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar kita semakin siap memberikan pembelajaran terbaik bagi anak-anak kita.”

Dalam sesi materi, Endro S. Efendi mengajak para peserta memahami bahwa kekuatan seorang guru tidak hanya terletak pada kompetensi akademik, tetapi juga pada kemampuan membangun hubungan emosional yang positif dengan peserta didik. Menurutnya, proses belajar akan lebih efektif ketika siswa merasa dihargai, dipahami, dan mendapatkan ruang yang aman untuk berkembang.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya memahami kondisi psikologis peserta didik, teknik membangun koneksi emosional di dalam kelas, serta strategi komunikasi persuasif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Para guru juga diajak mengenali beragam gaya belajar siswa, mengelola emosi diri saat mengajar, serta menciptakan suasana kelas yang nyaman, positif, dan menyenangkan sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman mereka di kelas. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dan interaktif, bahkan waktu tiga jam yang telah dialokasikan terasa belum cukup untuk menampung seluruh diskusi. Panitia pun memperpanjang sesi tersebut agar seluruh peserta memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan narasumber.

Melalui pelatihan The Heart of Teaching, SMP Negeri 16 Samarinda berharap seluruh guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Tidak hanya meningkatkan kompetensi mengajar, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat, empati, dan komitmen para pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang inspiratif dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. (esf)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan