BERAU – Malam yang melelahkan harus dialami sejumlah penumpang Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, Berau, Selasa malam (5/5/2026). Penerbangan yang seharusnya membawa mereka menuju Balikpapan terpaksa ditunda hingga akhirnya dibatalkan akibat gangguan teknis pada pesawat.
Para penumpang sempat tertahan berjam-jam di bandara tanpa kepastian waktu keberangkatan. Sebagian di antaranya dilaporkan kelelahan setelah menunggu cukup lama sebelum pihak maskapai memastikan penerbangan dijadwalkan ulang keesokan harinya.
Penerbangan pengganti dijadwalkan berlangsung pada Rabu (6/5/2026) pukul 14.20 Wita.
Kepala Bandara Kalimarau Berau, Patah Atabri, membenarkan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan penundaan hingga pembatalan diambil demi faktor keselamatan penerbangan.
“Pesawat Sriwijaya mengalami gangguan teknis, sehingga penerbangan pada 5 Mei harus ditunda dan dilakukan penjadwalan ulang,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Meski demikian, lamanya waktu tunggu sempat memicu keluhan dari penumpang. Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya kecepatan penanganan dan transparansi informasi dari maskapai saat terjadi gangguan operasional.
Sebagai bentuk tanggung jawab, maskapai memberikan kompensasi berupa akomodasi hotel kepada penumpang terdampak. Selain itu, kompensasi lanjutan juga dijanjikan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan.
“Pada 6 Mei 2026, maskapai memberikan kompensasi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015,” tambah Patah.
Ia pun mengimbau seluruh maskapai agar lebih sigap dalam memberikan informasi kepada penumpang, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik aspek keselamatan yang utama, kejelasan informasi dan respons cepat tetap menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan serta kenyamanan penumpang.












