Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating

DPRD Berau

Program Stunting Dinilai Gagal Menyentuh Akar Masalah, DPRD Berau Buka Suara

ZonaTV
11
×

Program Stunting Dinilai Gagal Menyentuh Akar Masalah, DPRD Berau Buka Suara

Sebarkan artikel ini
d321801a e38c 4a8c 8d6f a2e782dac605

Tanjung Redeb — Persoalan stunting di Kabupaten Berau masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Di tengah berbagai program yang telah digulirkan, hasilnya dinilai belum menunjukkan perubahan yang berarti.

Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Berau. Ketua Komisi I, Elita Herlina, menilai pendekatan yang selama ini dilakukan pemerintah daerah masih belum menyentuh inti persoalan yang sebenarnya terjadi di masyarakat.

Menurutnya, stunting tidak bisa dilihat secara sempit hanya sebagai masalah kekurangan gizi. Ada persoalan lain yang saling berkaitan, mulai dari pola asuh dalam keluarga, kondisi sanitasi lingkungan, hingga tingkat pemahaman masyarakat tentang kesehatan.

“Selama ini pendekatannya masih parsial. Padahal stunting itu kompleks, tidak hanya soal gizi, tapi juga pola asuh, sanitasi, dan edukasi,” ujarnya.

Ia pun mendorong agar penanganan stunting dilakukan secara lebih menyeluruh dengan melibatkan berbagai sektor. Program yang dijalankan, kata dia, harus benar-benar memberi dampak, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.

“Elita menegaskan, perlu ada inovasi dan integrasi program. Jangan sampai kegiatan yang dilakukan hanya bersifat seremonial tanpa hasil nyata,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi secara rutin. Dengan evaluasi yang terukur, pemerintah daerah dapat mengetahui sejauh mana efektivitas program sekaligus menentukan langkah perbaikan yang tepat.

“Evaluasi berkala itu penting agar kita bisa melihat apa yang sudah berhasil dan apa yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa upaya menekan angka stunting bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi besar bagi masa depan daerah. Kualitas generasi mendatang sangat bergantung pada keberhasilan penanganan masalah ini sejak dini.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar anak-anak di Berau dapat tumbuh sehat dan optimal.

“Ini soal masa depan generasi kita. Semua harus bergerak bersama,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan