Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Advertorial

Ramadhan 1447 H, Lonjakan Harga Cabai dan Daging Warnai Pasar Tanjung Selor

ZonaTV
7
×

Ramadhan 1447 H, Lonjakan Harga Cabai dan Daging Warnai Pasar Tanjung Selor

Sebarkan artikel ini
510f766a img 20260219 wa0009

TANJUNG SELOR – Memasuki hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengalami kenaikan signifikan. Komoditas yang paling mencolok mengalami lonjakan adalah cabai dan daging sapi.

 

 

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai lokal kini menembus Rp120 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga cabai masih berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada daging sapi yang saat ini dijual Rp180 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya sekitar Rp150 ribu per kilogram.

 

 

Salah satu pedagang, Darmawati, mengungkapkan bahwa sejumlah bahan pokok di lapaknya ikut mengalami kenaikan. Harga bawang putih saat ini Rp40 ribu per kilogram, kentang naik menjadi Rp20 ribu dari sebelumnya Rp18 ribu per kilogram, dan bawang merah mencapai Rp50 ribu per kilogram.

 

 

Untuk cabai, harga cabai rawit peti berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, sedangkan cabai lokal sudah mencapai Rp120 ribu per kilogram.

 

 

 

Menurut Darmawati, kenaikan harga dipicu oleh tingginya permintaan sejak perayaan Imlek hingga Ramadhan, sementara pasokan barang terbatas.

 

 

“Cabai, kentang, dan buncis naik cukup signifikan karena pasokan berkurang sedangkan permintaan meningkat,” ujarnya, Kamis (19/2).

 

 

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Jubaidah. Ia menyebut harga cabai lokal juga dijual Rp120 ribu per kilogram dan cabai peti Rp70 ribu per kilogram. Selain itu, harga cabai keriting, tomat Rp18 ribu per kilogram, sawi Rp7 ribu per ikat, serta bayam Rp7 ribu per ikat.

 

 

Beberapa jenis sayuran sebelumnya dijual lebih murah, seperti sawi yang sempat berada di kisaran Rp3 ribu per ikat.

Jubaidah mengatakan, kenaikan harga bukan hanya terjadi saat Ramadhan, tetapi sudah mulai terasa sejak Natal hingga Imlek.

 

 

 

Ia berharap pasokan sayuran lokal dapat ditingkatkan agar harga lebih stabil.

 

 

“Kenaikan cabai ini karena kurangnya pasokan. Karena lami mengambil barang dari Enrekang, Sulawesi Selatan dan Surabaya, Jawa Timur,” jelasnya.

 

 

Sementara itu, pedagang daging sapi, Ulik, menyebutkan kenaikan harga daging sudah terjadi sejak Natal hingga menjelang Ramadhan. Harga daging sapi yang sebelumnya Rp160 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp180 ribu per kilogram.

 

 

Akibat kenaikan tersebut, jumlah pembeli mengalami penurunan. Ulik mengaku biasanya memotong dua ekor sapi per hari untuk dijual. Namun sekarang hanya satu ekor sapi yang dipotong karena daya beli masyarakat menurun.

 

 

“Waktu harga masih lebih murah, saya biasa potong dua ekor sapi. Sekarang hanya satu ekor saja,” katanya.

 

 

Ia juga memperkirakan harga daging sapi berpotensi kembali naik saat Lebaran dan bisa menembus Rp200 ribu per kilogram. Daging yang dijualnya berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH).

 

 

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bulungan, Syarwani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar bersama jajaran Forkopimda dan Wakil Bupati hari Kamis (19/2).

 

 

Dari hasil sidak, ditemukan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga.

Dalam peninjauan itu, tercatat harga cabai lokal Rp120 ribu per kilogram, cabai peti Rp80 ribu per kilogram, dan cabai dari Sulawesi Rp60 ribu per kilogram.

 

 

Selain cabai, harga daging sapi lokal juga menjadi perhatian karena mencapai Rp180 ribu per kilogram dari harga normal Rp150 ribu per kilogram.

 

 

Bupati menyebutkan, kenaikan harga juga terjadi pada beras premium. Untuk menekan lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten Bulungan akan mengaktifkan kembali Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan menjalin komunikasi dengan Bulog.

 

 

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga, termasuk melalui distribusi daging beku dari Bulog agar harga di pasaran tetap terkendali selama Ramadhan hingga Idulfitri. (Lia)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan