Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauKesehatan

Ancaman Nipah Setara Covid, Dinkes Berau Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

ZonaTV
11
×

Ancaman Nipah Setara Covid, Dinkes Berau Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
eabb1d4c ed03 485a a34d bdb8ad5b959a

Tanjung Redeb – Munculnya isu global terkait virus Nipah kini menjadi perhatian serius di Kabupaten Berau. Dinas Kesehatan Kabupaten Berau meminta masyarakat untuk mewaspadai sumber potensi paparan karena tingkat fatalitas virus ini dinilai cukup tinggi.

Tuty Handayanie, SKM. Selaku Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, menjelaskan virus Nipah merupakan virus yang ditularkan melalui perantara hewan.

“Nipah itu sendiri merupakan virus yang dibawa oleh kelelawar buah melalui air liur dan air seninya. Selain itu ada juga hewan ternak seperti babi yang juga berpotensi menularkan virus Nipah,” tuturnya.

“Untuk pencegahan sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti tidak memakan aren dan nira langsung dari pohon, menerapkan protokol kesehatan, mencuci bersih buah sebelum dimakan, serta mewaspadai gejala awal seperti gangguan pernapasan, demam, dan sakit kepala,” tambahnya.

Tuty juga memaparkan bahwa potensi bahaya virus Nipah sendiri bisa setara Covid bahkan lebih tergantung dari kondisi imun seseorang.

“Untuk skala bahayanya setara Covid, tergantung sistem imun orang. Tapi bedanya virus Nipah ini selain menyerang saluran pernapasan juga menyerang otak,” ucapnya.

Sejalan dengan itu, Kabid Kesmas, Suhartini, SKM, MAP. Juga menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada kasus paparan virus Nipah yang masuk ke Indonesia. Namun, pihak Dinkes sendiri masih tetap berupaya untuk mengedukasi masyarakat terkait tindakan pencegahan penyebaran virus ini.

“Sejauh ini belum masuk di Indonesia, dan baru 2 yang terjangkit di India. Namun, kami terus mencoba melakukan tindakan kewaspadaan dengan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir Suhartini meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik terkait isu virus Nipah ini.

“Ya untuk masyarakat, kami harap untuk tetap waspada dan jangan panik agar tidak terjadi kekacauan seperti masa pandemi Covid-19 terdahulu. Yang penting kita cegah dan waspadai gejalanya sejak awal.” tutupnya. (van)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan