Tanjung Redeb — Penerbangan perdana maskapai udara wings air dengan rute penerbangan Tanjung Redeb (BEJ) – Pulau Maratua (RTU) telah resmi beroperasi, ditandai dengan penerbangan perdana Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-600, pada Jumat (16/01) di Bandar Udara Kalimarau.
Penerbangan perdana tersebut turut dihadiri Syarifah Suraidah Harum Anggota Komisi VI DPR RI, Rudy Mas’ud Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Juniarsih Mas Bupati Berau, jajaran manajemen Lion Group, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah.
Pembukaan rute ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara sekaligus mendorong pengembangan kawasan bahari unggulan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin menegaskan bahwa pembukaan rute tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor yang dibangun secara konsisten sejak akhir 2023. Prosesnya mencakup evaluasi kesiapan bandara, kajian permintaan pasar, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan operator penerbangan.
“Rute ini bukan hadir secara tiba-tiba. Ada proses panjang yang dilalui, mulai dari penyiapan infrastruktur, evaluasi keselamatan penerbangan, hingga memastikan keberlanjutan operasionalnya,” ujar Ferdinan dalam sambutannya.
Selain itu, adapun kehadiran penerbangan Wings Air rute Balikpapan (BPN) –Maratua (RTU) via Berau diharapkan menjadi urat nadi konektivitas udara yang mampu memperluas aksesibilitas Pulau Maratua sebagai destinasi pariwisata unggulan, baik nasional maupun internasional.
Ia menilai, konektivitas udara yang andal merupakan faktor penting dalam pengembangan wilayah kepulauan, terutama daerah dengan potensi pariwisata bahari yang besar seperti Maratua.
“Dengan jadwal penerbangan yang teratur dan terintegrasi dengan jaringan nasional, Maratua kini lebih mudah dijangkau. Ini akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ferdinan menambahkan, pembukaan rute ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem transportasi udara yang inklusif dan berdaya saing, khususnya untuk wilayah kepulauan dan destinasi prioritas pariwisata.
“Transportasi udara tidak hanya soal mobilitas penumpang, tetapi juga membuka akses logistik, mempercepat pergerakan ekonomi, dan mendukung pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyambut positif beroperasinya rute Berau (BEJ) –Maratua (RTU). Ia menilai konektivitas udara menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan Pulau Maratua yang memiliki kekayaan bahari dan keanekaragaman hayati laut berkelas dunia.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud juga menyampaikan apresiasi atas dibukanya rute tersebut. Menurutnya, penerbangan ke Maratua tidak hanya membuka jalur transportasi baru, tetapi juga memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai destinasi pariwisata bahari nasional dan internasional.
Pembukaan rute-rute ini diharapkan memberi manfaat luas, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan UMKM lokal, hingga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada sektor kelautan dan pariwisata. (*/pan).












