Balikpapan – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan bakal mengalami penyesuaian sementara. Hal ini menyusul adanya pekerjaan pemeliharaan landasan pacu (runway) yang dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Pekerjaan berupa test pit di area runway ini dijadwalkan berlangsung pada 9, 11, dan 13 April 2026. Selama pengerjaan, operasional bandara tidak berjalan seperti biasa. Jam layanan yang umumnya penuh akan dipangkas, hanya dibuka mulai pukul 14.00 hingga 05.00 WITA.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, menegaskan bahwa langkah ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, pemeliharaan tersebut merupakan upaya penting untuk menjaga standar keselamatan penerbangan tetap optimal.
“Ini langkah preventif. Kami ingin memastikan kondisi runway tetap aman dan memenuhi standar,” ujarnya.
Dampaknya, puluhan penerbangan harus menyesuaikan jadwal. Data sementara mencatat, penerbangan dari sejumlah maskapai besar ikut terdampak mulai dari Garuda Indonesia, Citilink, hingga grup Lion Air Group. Bahkan, satu rute internasional dari AirAsia juga ikut terdampak.
Totalnya, ada 10 penerbangan yang harus dibatalkan, sementara 29 lainnya mengalami penjadwalan ulang.
Untuk mengantisipasi gangguan operasional, AirNav Indonesia turut melakukan pengaturan slot time penerbangan agar lalu lintas udara tetap lancar dan terkendali.
Tak hanya itu, Bandara APT Pranoto juga disiapkan sebagai bandara alternatif (alternate aerodrome). Bandara ini siap menampung penerbangan jika terjadi pengalihan, bahkan memungkinkan penambahan jam operasional bila dibutuhkan.
Pihak otoritas mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan proaktif.
“Pastikan kembali jadwal penerbangan Anda sebelum berangkat, khususnya pada tanggal-tanggal tersebut,” pesan Ferdinan.
Penyesuaian ini memang bersifat sementara. Namun bagi calon penumpang, satu hal yang pasti: jangan sampai ketinggalan informasi, atau Anda bisa ketinggalan pesawat.












