Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Berau

Penantian Selama 7 Tahun, Pasar Barambang Kembali Digelar, Wadah UMKM dan Budaya Khas Berau

ZonaTV
21
×

Penantian Selama 7 Tahun, Pasar Barambang Kembali Digelar, Wadah UMKM dan Budaya Khas Berau

Sebarkan artikel ini
c8271656 dc4a 4025 a38c d1004196c074

Gunung Tabur – Setelah 7 Tahun penantian yang panjang, Pasar Barambang kembali digelar sebagai ruang promosi bagi pelaku UMKM sekaligus ajang pelestarian budaya dan kuliner khas Kabupaten Berau. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena dinilai mampu menghadirkan konsep pasar yang berbeda dari yang lain.

Panitia Pasar Barambang, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa Pasar Barambang merupakan pasar budaya dan kuliner yang dikhususkan untuk Berau, namun tetap membuka ruang kolaborasi dengan kuliner nasional. Kata Barambang sendiri memiliki makna saling merangkul, sehingga tidak ada pihak yang tertinggal.

“Barambang artinya saling merangkul, jadi tidak ada satupun yang terjatuh. Semua dirangkul bersama, kami juga memberi tema pasar ini dengan Dejavu Barambang,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pasar Barambang kembali diadakan atas permintaan masyarakat. Saat ini jumlah UMKM di Berau terus bertambah dan membutuhkan ruang promosi sekaligus tempat berjualan yang berkelanjutan.

“UMKM kita sudah banyak, mereka perlu promosi dan tempat untuk menjual produknya. Pasar Barambang ini juga membantu pemerintah daerah untuk menggeliatkan sektor pariwisata dan UMKM,” jelasnya.

Ke depan, Pasar Barambang akan lebih menekankan konsistensi pada nilai budaya. Tidak hanya menghadirkan panggung seni, pasar ini juga menyajikan beragam kuliner khas banua dari berbagai etnis di Berau.

“Pasar Barambang ini beda dari yang lain. Ada panggung budaya, kuliner khas seperti talinga sagai, ancur paddas, makanan yang biasanya kita temukan saat Ramadan, tapi di sini bisa dinikmati kapan saja,” tambahnya.

Pasar Barambang direncanakan rutin digelar setiap malam Sabtu dan malam Minggu, sehingga diharapkan menjadi alternatif hiburan sekaligus destinasi kuliner bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yuanita, menyambut positif dibukanya kembali Pasar Barambang.

“Alhamdulillah kami sangat menyambut positif. Ini merupakan wahana bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya,” katanya.

Eva berharap Pasar Barambang dapat terus berlanjut dan tidak terputus, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan baik bagi pelaku UMKM maupun masyarakat.

“Ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat untuk mencari makanan khas. Di Pasar Barambang banyak makanan tradisional, ada pentas seni, jadi tempat ini lengkap dan komprehensif,” pungkasnya.

Dengan konsep budaya, kuliner, dan seni yang menyatu, Pasar Barambang diharapkan mampu menjadi ikon kegiatan ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya lokal di Kabupaten Berau.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan