TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai merealisasikan program bantuan kebutuhan pokok bagi warga kurang mampu sebagai bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial daerah. Program ini ditandai dengan penyaluran perdana sembako gratis yang dilaksanakan di Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Rabu (24/12/25).
Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat pra sejahtera dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah tantangan kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa kebijakan bantuan pangan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar.
“Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang masih rentan secara ekonomi,” ujar Sri saat kegiatan penyaluran.
Pada tahap awal pelaksanaan, bantuan sembako ini menjangkau ribuan keluarga penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Total sebanyak 4.517 keluarga tercatat menerima bantuan yang disalurkan ke 110 kampung dan kelurahan di 13 kecamatan.
Paket bantuan yang diberikan terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng dengan jumlah puluhan ton, yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat dalam jangka waktu tertentu.
Sri berharap bantuan tersebut dapat membantu menjaga ketahanan pangan keluarga, serta mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi masyarakat yang penghasilannya terbatas.
“Bantuan ini diharapkan bisa digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga dan memberi dampak positif bagi kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan pentingnya pengelolaan data penerima yang akurat serta mekanisme distribusi yang tertib. Ia meminta seluruh pihak terkait, terutama perangkat daerah dan pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan, untuk mengawal penyaluran bantuan agar berjalan sesuai ketentuan.
“Ketepatan sasaran menjadi hal utama. Pastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan,” tegasnya.
Pemkab Berau, lanjut Sri, akan terus mengembangkan berbagai program kesejahteraan sosial yang berorientasi pada perlindungan masyarakat rentan, dengan mengedepankan transparansi dan keberlanjutan.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, kita harapkan kesejahteraan sosial di Berau dapat terus meningkat dan dirasakan secara merata,” pungkasnya.












