TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Berau, Hotlan Silalahi, memberikan klarifikasi terkait isu kelangkaan tabung LPG 3 kg yang sempat meresahkan masyarakat Berau dalam beberapa hari terakhir.
Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Pertamina di Maluang.
Hotlan mengungkapkan bahwa penyebab utama gangguan stok bukanlah karena pengurangan kuota permanen, melainkan kendala teknis pada distribusi logistik.
“Memang benar ada keterlambatan pendistribusian LPG dari Bosowa Makassar ke Kabupaten Berau. Selain itu, setelah kapal tiba, sempat ada kendala pada pasang surut air yang menghambat proses sandar kapal ke dermaga SPPBE,” jelas Hotlan, Selasa (17/3).
Selain kendala alam dan logistik, Hotlan menambahkan bahwa SPPBE Berau saat ini melayani dua wilayah, yakni Bulungan dan Berau, sehingga terjadi antrean dalam proses pengisian.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah telah menginstruksikan percepatan distribusi ke seluruh agen dan pangkalan, termasuk melakukan extra dropping di titik-titik yang mengalami kekosongan menjelang hari raya Lebaran. (akti)












