TANJUNG REDEB — Lonjakan kunjungan wisatawan ke wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau, terutama di Kecamatan Biduk-Biduk dan sekitarnya, dinilai telah melampaui kapasitas layanan yang tersedia. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendesak pemerintah daerah segera membenahi infrastruktur dasar, khususnya jalan poros menuju kawasan wisata.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir tergolong signifikan. Kondisi itu, kata dia, bahkan membuat sejumlah fasilitas kewalahan melayani wisatawan.
“Lonjakan ini luar biasa. Ada beberapa titik yang sudah mengalami kelebihan kapasitas,” ujar Sutami, belum lama ini.
Menurut dia, meningkatnya arus kunjungan tak lepas dari terbukanya akses transportasi, termasuk beroperasinya Jembatan Sungai Nibung yang mempercepat mobilitas wisatawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Ia menyebut kendaraan dari Samarinda, Kutai Timur, hingga Bontang kini lebih mudah menjangkau kawasan wisata di Berau, khususnya Biduk-Biduk dan destinasi di sekitarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan ke Biduk-Biduk mencapai sekitar 12 ribu orang per hari setelah Lebaran Idulfitri. Adapun objek wisata Telaga Biru mencatat sekitar 7 ribu pengunjung dalam satu hari.
Sutami menilai kondisi tersebut harus segera direspons dengan langkah konkret. Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang.
“Kesiapan infrastruktur menjadi kunci. Jangan sampai lonjakan wisatawan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan,” tutupnya.(adv)













